Minggu, 08 Desember 2013

Begini ceritanya...

akan aku ceritakan pada kalian, tentang hidupku.
namaku Luka.
aku hidup sendiri dalam rumah ini. hanya ada dua teman setiaku yang kadang datang menemuiku. mereka adalah Air Mata dan Geram. Air mata sangat baik hati dan menenangkanku. Lain dengan Geram yang selalu mengajakku untuk menyelesaikan masalah dengan tindakan tercela. jika Geram mendoktrinku, disaat itulah Air Mata memberikan beberapa nasihat yang membuatku enggan menuruti ajakan Geram.

mereka yang diluar sana membenciku. Bahagia, Tawa, Senang, dan yang lainnya. mereka sangat sangat membenciku. seperti tidak ingin kenal denganku. mereka tidak mau mengakui keberadaanku.
pernah suatu ketika, Bahagia dan Tawa sedang makan siang di sebuah rumah makan. tidak lama kemudian, aku yang sedang mengamatinya jauh-jauh langsung menghampiri mereka. maksudku hanya sekedar ingin ikut makan siang bersama. tetapi aku disambut dengan wajah masam dan mereka pergi begitu saja meninggalkanku. tak lama kemudian, Air Mata datang dan menemaniku yang sedang bersedih.
kami duduk di tepi kolam di sebuah taman. di sana Air Mata berkata bahwa ia akan bercerita padaku tentang Kisah Ubur-Ubur Yang Malang.
baru mendengar judulnya saja aku sudah sangat tergugah. aku ingin Air Mata segera menceritakannya. seakan mengetahui antusiasku untuk mendengarkan, Air Mata berkata, "Sabar, Luka. ceritanya baru saja akan dimulai. Begini Ceritanya..." 

-pitajoe-

1 komentar: