Cermin adalah cermin.
tapi..
Di balik itu, cermin bisa menjadi media keluar-masuknya dimensi dunia lain.
Karena cermin adalah replika hidup yang memiliki dua sisi.
seperti halnya kehidupan manusia, ada hitam dan putih.
Ada baik dan buruk.
Suatu ketika, Ibu merasakan rasa yang sangat tidak nyaman dengan cermin rias yang ada di ruang keluarga kami. Dulunya, cermin rias besar dari kayu jati ini diberikan oleh nenek kami (Ibunya Ayah). ditambah lagi, tetehku menelepon dari Jakarta, ia bercerita tentang mimpinya semalam. dalam mimpinya, cermin rias yang ada dirumahku ini digunakan sebagai "pintu", jalan keluar-masuknya "dimensi lain".
kemudian cermin rias ini kami foto dengan kamera telepon genggam dan kami tunjukkan kepada Pak Haji yang sudah dianggap guru besar Ibu di Cilegon. Pak haji akhirnya mendapatkan petunjuk untuk membuang cerminnya saja, ke laut. Akhirnya kami bawa cermin yang berbentuk oval tersebut dengan mobil taxi. tidak membutuhkan mobil yang besar untuk mengangkutnya, karena yang akan di buang ke laut hanya cerminnya saja.
Setelah di buang ke laut, pak haji cerita sewaktu perjalanan ke laut, cermin itu goyang-goyang kencang di sepanjang jalan. bahkan bukan hanya cerminnya, mobil yang membawanya pun goyang kencang. dan ketika akan dibuang ke laut, sulitnya minta ampun.
pita.
Senin, 01 September 2014
DIMENSI DUNIA LAIN
Di suatu tempat di bumi ini, ada seorang perempuan separuh baya yang berhati mulia. baik hati, suka menolong, tidak pernah bergunjing, ikhlas, sabar, dan sangat menyayangi kedua orangtuanya. Ia memiliki empat orang anak. anak sulungnya perempuan, yang kedua laki-laki, kemudian pangais bungsu dan bungsunya adalah perempuan. usianya kini kepala lima. pengalaman hidupnya cukup membuat orang yang hidup berdampingan dengannya dapat mengeluarkan airmata secara rutin. ia selalu hidup dengan energi-energi yang berasal dari "dimensi lain", energi positif. kedua orangtuanya yang sudah tidak ada, di utus Tuhan untuk selalu menjaganya. setiap saat, dimanapun dan kapanpun. mereka selalu berada di sekitar wanita itu, karena berkaitan dengan dimensi lain tersebut. wanita itu kerap mendapat perlawanan dari dimensi lain yang jahat (negatif).
Karena manusia yang hidup di alam ini tidak dapat membantu dan memahami perlawanan tersebut, itulah sebab kedua orang tuanya selalu mendampinginya walaupun sudah berbeda alam.
Akulah saksi atas segala yang dialami wanita itu. saksi hidup yang tidak dapat banyak berkata, karena sedikit dari jumlah manusia yang mengerti tentang ini. mereka hanya bisa mendengar, tanpa memahaminya...
Pahamilah bahwa hidup bukan hanya tentang apa yang bisa kau lihat dengan mata telanjang saja, dibalik kehidupan ini, sesungguhnya banyak kejadian yang bisa berhubungan dengan dimensi lain di sana..
pita.
Karena manusia yang hidup di alam ini tidak dapat membantu dan memahami perlawanan tersebut, itulah sebab kedua orang tuanya selalu mendampinginya walaupun sudah berbeda alam.
Akulah saksi atas segala yang dialami wanita itu. saksi hidup yang tidak dapat banyak berkata, karena sedikit dari jumlah manusia yang mengerti tentang ini. mereka hanya bisa mendengar, tanpa memahaminya...
Pahamilah bahwa hidup bukan hanya tentang apa yang bisa kau lihat dengan mata telanjang saja, dibalik kehidupan ini, sesungguhnya banyak kejadian yang bisa berhubungan dengan dimensi lain di sana..
pita.
Langganan:
Postingan (Atom)