Ares.
Entah di mana dia sekarang.
Ares yang hanya memberiku sebelah sayap itu, sudah pergi membawa sebelah sayapnya lagi,
entah ke mana..
Atau mungkin, dia ada. tetapi aku yang enggan menatap kedua matanya.
Aku bisa gila.
Dan aku menjadi gila setiap mendengar kata-kata dari mulutnya.
Sudahlah, akan kugali lubang yang dalam dan menguburkan sebelah sayap ini.
Bukankah kita tidak akan bisa terbang hanya dengan sebelah sayap, kan?
-Pita
Awal 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar